Selasa, 20 September 2011

Belajar Itu..

“Belajar? Hahahaha…”, ujar Prima santai, mahasiswa Institut Teknologi Bandung saat ditanyakan apakah belajar menjadi aktivitas favoritnya saat weekend. Reaksinya tentu berbeda dengan kita, remaja-remaja kelas dua esema yang baru saja selesai penjurusan.
“Aduh! Gimana ini ga masuk IPA?” atau, ”Masa depan gw direnggut sama IPS nih!”

Sekarang, gimana kalau kita ngomong tentang “Emang ada yang salah dengan IPS?”. Well, anak IPS menegaskan,”tidak ada!”. Menurut pendapat banyak orang  masuk IPA=lebih gampang mencari kerja, masuk IPA=bisa masuk Universitas Gajah Mbandung (UGM) alias ITB:p. Akan tetapi, apakah itu hal yang paling penting? Sekarang, apa gunanya kalo masuk ITB ,tapi kelimpungan dan akhirnya drop out juga? Bener gak?

Prima, mahasiswa ITB
Gak bener juga kalo orang bilang anak IPA bisa ngapain aja.. Secara,IPS dan IPA tuh sama-sama saling membutuhkan. Sekarang gini deh, emang anak IPA bisa akuntansi? Sama halnya dengan anak IPS juga ga jago-jago banget biologinya. Tapi,kalo dipikir-pikir dan dilihat dari sisi yang lebih mendalam, kita itu saling melengkapi. Bensin ga ada gunanya tanpa mobil, begitu juga sebaliknya..

Jadi, intinya adalah IPA bukan segalanya, ITB bukan satu satunya universitas (no matter how awesome ITB ). Kita berhak bilang ke mama dan papa,” Ma,Pa, aku mau jadi jurnalis aja, bosen liat dokter mulu!” (Nadira, Artemis)

7 komentar:

  1. yaaah saya setuju sekalii haha

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. wah hahahahahahahaha...... kalau dokter udah banyak jangan gitu juga

    BalasHapus
  4. Bro dan sis, betul, masa depan itu bukan di tentukan oleh jurusan IPA dan IPS tetapi oleh kegigihan untuk menhadapi setiap tantangan, smangat...

    BalasHapus
  5. IPA dan IPS sama2 jurusan yang bagus.., alangkah lebih bagus lagi kalo di-Krida Nusantara ada jurusan Bahasa-nya...!!!

    BalasHapus
  6. Milih Jurusan harus cermat, sesuaikan dengan mau kemana kita kuliah nantinya, jangan sampe merusak lahan orang nantinya, atau malah mempelajari ilmu yang sebenarnya sama sekali tidak mendukung cita cita kita nantinya setelah lulus esema

    BalasHapus
  7. sebetulnya tidak ada pengaruh signifikan ipa ips ,toh di dunia perkuliahan pun untuk mempelajari 1 hal banyak di perlukan pendekatan dari berbagai disiplin ilmu,entah kenapa pola pendidikan di indonesia itu masih ter kotak kotakan dan amat kolot heuheuheu..

    BalasHapus